Perkalian
Bilangan Asli melalui Pendekatan Tematik
Keberhasilan proses pembelajaran tidak terlepas dari
perencanaan pembelajaran yang didesain dengan memperhatikan karakteristik dan
kebutuhan siswa selama pembelajaran. Proses kebermaknaan dalam pembelajaran
mampu tercipta melalui pendekatan tematik. Penyajian materi yang terdiri dari
beberapa konsep mata pelajaran diwadahi dalam satu tema yang sama, sehingga
pemisahan mata pelajaran tidak tampak pada pembelajaran tematik. Tema yang
disajikan saat pembelajaran merupakan topik yang tidak terlepas dari kehidupan
sehari-hari siswa. Pendekatan tematik mampu memberikan pengalaman langsung
kepada siswa dengan proses pembelajaran berpusat pada siswa. Keaktifan siswa selama proses pembelajaran
mampu menumbuhkan keterampilan berfikir, berkomunikasi, memecahkan masalah,
konektivitas, dan keterampilan sosial.
Bertemali dengan hal tersebut, penanaman konsep bilangan
asli perlu dilakukan dengan memberikan pengalaman melalui benda konkret sebagai
sarana belajar. Intensitas siswa dalam latihan secara berulang dan konsisten
berbantuan media pembelajaran yang interaktif mampu menciptakan pengenalan
fakta dasar perkalian dapat lebih efektif. Kegiatan yang bisa dijadikan
alternatif adalah penggunaan tabel perkalian bilangan asli yang pengisiannya
dilakukan oleh siswa sendiri. Selain itu, pembelajaran bisa dikemas dalam
sebuah permainan sederhana tentang perkalian.
Pembelajaran matematika di kelas II sekolah dasar dengan
materi perkalian menggunakan benda konkret mampu menimbulkan kreativitas siswa
dalam memahami konsep perkalian dibandingkan hanya menggunakan simbol langsung
dan contoh langsung dari buku sumber saja. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan
masalah mengenai perkalian pada umumnya berdasarkan pemahaman dan pengalamnnya
sendiri. Berkaitan dengan hal tersebut, sering dijumpai dalam pembelajaran
ketika siswa diberikan satu soal yang sama mampu menjawab dengan jawaban yang
sama meskipun melalui cara penyelesaian yang berbeda. Oleh karena itu, dalam
memberikan contoh soal, guru harus mampu memaparkan secara terperinci agar
siswa mampu memahami betul langkah penyelesaian yang seharusnya.
Pemahaman siswa yang telah terbentuk melalui aktivitas
siswa saat mengotak-atik benda konkret kemudian dikaitkan dengan persepsi awal
siswa mengenai perkalian bilangan asli. Melaui cara tersebut, siswa tidak hanya
sebatas menghafal urutan perkalian saja melainkan mampu pula menunjukkan secara
konkret kuantitas suatu objek. Hal ini sesuai dengan kebutuhan perkembangan
siswa pada tahap operasional konkret, yakni siswa dapat memecahkan masalah yang
langsung dihadapinya secara nyata. Berikut tersaji salah satu pembelajaran
tematik mengenai operasi bilangan asli yang dilaksanakan di kelas II sekolah
dasar.
Contoh:
Ada 2 kotak berisi donat, setiap kotak
bersisi 5 buah donat. Berapakan jumlah donat yang ada dalam kotak?
Jawab:
2 kotak x 12 buah = 24 donat
Jadi, jumlah semua donat adalah 24 buah
Salah
satu kegiatan pembelajaran dalam matematika yaitu menyajikan pembelajran kepada
siswa berupa soal dalam bentuk cerita. Pemecahan
soal cerita melibatkan proses penyampaian informasi dalam soal, menerjemahkan
informasi menjadi kalimat matematika dan menerapkan konsep yang telah
dipelajari untuk menyelesaikan kalimat matematika. Guru dalam menyajikan soal
cerita sebaiknya memunculkan topik yang tidak terlepas dari kehidupan
sehari-hari siswa yang saling berhubungan dengan penguasaan konsep yang telah
dipelajari sehingga siswa dapat menyelesaikan permasalahan dan memperoleh hasil
belajar dengan baik.
Adapun penyajian dalam proses pembelajaran konsep
perkalian bilangan asli tersaji dalam gambar di bawah ini.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar