Rabu, 24 Oktober 2018

Perkalian bilangan asli melalui pendekatan tematik


Perkalian Bilangan Asli melalui Pendekatan Tematik
Keberhasilan proses pembelajaran tidak terlepas dari perencanaan pembelajaran yang didesain dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan siswa selama pembelajaran. Proses kebermaknaan dalam pembelajaran mampu tercipta melalui pendekatan tematik. Penyajian materi yang terdiri dari beberapa konsep mata pelajaran diwadahi dalam satu tema yang sama, sehingga pemisahan mata pelajaran tidak tampak pada pembelajaran tematik. Tema yang disajikan saat pembelajaran merupakan topik yang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan tematik mampu memberikan pengalaman langsung kepada siswa dengan proses pembelajaran berpusat pada siswa.  Keaktifan siswa selama proses pembelajaran mampu menumbuhkan keterampilan berfikir, berkomunikasi, memecahkan masalah, konektivitas, dan keterampilan sosial.
Bertemali dengan hal tersebut, penanaman konsep bilangan asli perlu dilakukan dengan memberikan pengalaman melalui benda konkret sebagai sarana belajar. Intensitas siswa dalam latihan secara berulang dan konsisten berbantuan media pembelajaran yang interaktif mampu menciptakan pengenalan fakta dasar perkalian dapat lebih efektif. Kegiatan yang bisa dijadikan alternatif adalah penggunaan tabel perkalian bilangan asli yang pengisiannya dilakukan oleh siswa sendiri. Selain itu, pembelajaran bisa dikemas dalam sebuah permainan sederhana tentang perkalian.
Pembelajaran matematika di kelas II sekolah dasar dengan materi perkalian menggunakan benda konkret mampu menimbulkan kreativitas siswa dalam memahami konsep perkalian dibandingkan hanya menggunakan simbol langsung dan contoh langsung dari buku sumber saja. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah mengenai perkalian pada umumnya berdasarkan pemahaman dan pengalamnnya sendiri. Berkaitan dengan hal tersebut, sering dijumpai dalam pembelajaran ketika siswa diberikan satu soal yang sama mampu menjawab dengan jawaban yang sama meskipun melalui cara penyelesaian yang berbeda. Oleh karena itu, dalam memberikan contoh soal, guru harus mampu memaparkan secara terperinci agar siswa mampu memahami betul langkah penyelesaian yang seharusnya.
Pemahaman siswa yang telah terbentuk melalui aktivitas siswa saat mengotak-atik benda konkret kemudian dikaitkan dengan persepsi awal siswa mengenai perkalian bilangan asli. Melaui cara tersebut, siswa tidak hanya sebatas menghafal urutan perkalian saja melainkan mampu pula menunjukkan secara konkret kuantitas suatu objek. Hal ini sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa pada tahap operasional konkret, yakni siswa dapat memecahkan masalah yang langsung dihadapinya secara nyata. Berikut tersaji salah satu pembelajaran tematik mengenai operasi bilangan asli yang dilaksanakan di kelas II sekolah dasar.

Contoh:
Ada 2 kotak berisi donat, setiap kotak bersisi 5 buah donat. Berapakan jumlah donat yang ada dalam kotak?
Jawab:
2 kotak x 12 buah = 24 donat
Jadi, jumlah semua donat adalah 24 buah

Salah satu kegiatan pembelajaran dalam matematika yaitu menyajikan pembelajran kepada siswa berupa soal dalam bentuk cerita. Pemecahan soal cerita melibatkan proses penyampaian informasi dalam soal, menerjemahkan informasi menjadi kalimat matematika dan menerapkan konsep yang telah dipelajari untuk menyelesaikan kalimat matematika. Guru dalam menyajikan soal cerita sebaiknya memunculkan topik yang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari siswa yang saling berhubungan dengan penguasaan konsep yang telah dipelajari sehingga siswa dapat menyelesaikan permasalahan dan memperoleh hasil belajar dengan baik.
Adapun penyajian dalam proses pembelajaran konsep perkalian bilangan asli tersaji dalam gambar di bawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar